Pohon Belimbing Yang Berbuah, Bikin Ketagihan

Sore itu kira kira jam 16.00 WIB, terdengar suara ramai anak-anak di depan asrama. Ada apa gerangan? Bukankan mereka sedang istirahat siang. Setelah saya selidiki, rupanya anak-anak sedang panen buah belimbing yang ada di depan asrama. Saya belum bisa gabung bersama mereka, karena saya masih di lantai atas. Panen buah tidak mesti di kebun. Di teras asramapun kami bisa panen. Itulah manfaat menanam pohon belimbing beberapa waktu lalu dan sekarang sudah memberikan hasil berupa buah yang bisa dinikmati anak-anak RDI, walau tidak banyak tapi cukuplah membuat senang. Anak-anak memanen dengan canda dan ceria serta tawa. Mereka memanjat dan sebagian lainya menunggu di bawah pohon.

Pohon belimbing tersebut berbuah dalam jumlah yang banyak. Alhamdulillah, pohonnya tidak terlalu tinggi dan buahnya tidak terlalu besar dan manis. Pohon belimbing depan asrama itu buat kami adalah hiburan. Hiburan buat saya dan anak-anak RDI. Setiap selesai belajar di sekolah, disaat cuaca siang yang panas, mereka biasa berteduh di bawahnya. Pada sore hari, anak-anak banyak yang memanjat ke pohon belimbing tersebut, sekedar mencari buah. Meski belum matang, namun rasanya bisa dibuat cemilan anak-anak. Sesekali kami membuat rujak bareng-bareng dari belimbing tersebut, dengan bumbu yang dibuatkan dari tetangga asrama. Itu merupakan kegembiraan tersendiri yang dirasakan anak-anak asrama. Mereka yang pulang setahun sekali bahkan ada juga yang 3 tahun selama pendidikan tidak pulang ke kampungnya.

49b2b5fc-3fdc-45f9-b500-00d3fb224e22 673848ed-2da7-4842-b309-bdd45370724a

Sampai saat ini pohon belimbing depan asrama masih terlihat hijau dan segar. Terlihat sepele memang, tapi Pohon belimbing ini sudah memberikan manfaat bagi anak-anak. Juga dengan pohon tersebut kami bisa memberikan andil membantu program go green. Dengan satu rumah satu pohon saja pasti udara di sekitar kita akan lebih segar. Selain itu, kita jaga pohon dengan cara tidak mematahkan ranting seenaknya, memasang iklan dengan menancapkan paku di batangnya. Pohon juga makhluk yang harus kita rawat dengan baik. Satu hal yang membuat saya senang adalah ketika berbuah setiap saat bisa dipanen buahnya oleh anak-anak. Asrama juga menjadi sejuk karenanya. Anak-anak bahagia. Demikianlah secuil kisah dari dunia santri RDI yang bisa kami paparkan. Mudah-mudahan bisa diambil hikmah dan manfaat bagi kita semua. Aamiin ya Rabbal’aalamiin. (Ust Muflih, Pengajar RDI)